Menghidupkan Kembali Keteladanan Nabi: HMPS PBA Gelar Bedah Buku Muhammad Man of God yang Sarat Inspirasi

Mataram, 17 Oktober 2025.- Departemen Pengembangan Organisasi HMPS PBA UIN Mataram kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kegiatan intelektual yang berkualitas. Pada Jumat, 17 Oktober 2025, organisasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab tersebut menyelenggarakan kegiatan Bedah Buku Muhammad Man of God yang berlangsung di taman Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari mahasiswa, terutama mereka yang memiliki ketertarikan pada kajian sirah, kepemimpinan profetik, serta pengembangan karakter Islami.

Acara dimulai pukul 16.00 WITA dengan penuh antusiasme. Kegiatan ini menghadirkan pemateri, Muhammad Fahrul, serta dipandu oleh moderator Muh. Fikromul Jihad. Dalam sesi pemaparan, pemateri menyampaikan bahwa buku Muhammad Man of God bukan hanya sekadar biografi, tetapi sebuah refleksi mendalam tentang bagaimana keteladanan Nabi Muhammad SAW dapat diterapkan dalam kehidupan modern, khususnya oleh generasi muda yang tengah berjuang menemukan identitas dan arah hidup. “Buku ini mengingatkan kita bahwa keteladanan Nabi tidak pernah lekang oleh zaman. Justru di era penuh distraksi seperti sekarang, kita paling membutuhkan figur inspiratif yang membimbing karakter dan cara berpikir kita,” ujar Fahrul saat membuka sesi bedah buku.

Kegiatan ini tidak hanya menyajikan analisis isi buku, tetapi juga menghubungkannya dengan realitas kampus, dinamika organisasi, dan tantangan mahasiswa masa kini. Para peserta diberi ruang untuk berdialog, bertanya, bahkan berbagi pengalaman yang relevan dengan tema keteladanan dan pengembangan diri. Moderator berhasil mengarahkan diskusi hingga suasana tetap kondusif dan produktif.

Salah satu peserta, mahasiswa semester tiga, mengaku kegiatan ini memberikan perspektif baru. “Selama ini saya pikir sirah Nabi hanya dibahas di kelas. Tapi setelah ikut bedah buku ini, saya sadar banyak sekali nilai yang bisa langsung diterapkan dalam organisasi maupun kehidupan pribadi,” tuturnya.

Ketua Departemen Pengembangan Organisasi HMPS PBA turut memberikan komentar mengenai tujuan kegiatan ini. “Kami ingin menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya akademis, tetapi juga membentuk karakter. Bedah buku ini menjadi cara untuk mengajak teman-teman memahami sosok Nabi dari sudut pandang yang lebih manusiawi dan fungsional untuk kehidupan kita saat ini,” ujarnya.

Acara ditutup dengan pesan mendalam dari pemateri mengenai urgensi menjadikan keteladanan Nabi sebagai kompas moral bagi mahasiswa generasi Z. “Jika kita ingin menjadi pribadi yang kuat, bijaksana, dan bermanfaat, maka mempelajari Nabi bukan pilihan, melainkan kebutuhan,” ucapnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, HMPS PBA UIN Mataram kembali menunjukkan dedikasinya dalam membangun budaya literasi dan ruang diskusi yang konstruktif. Bedah buku Muhammad Man of God bukan hanya menambah wawasan, tetapi juga menjadi refleksi tentang bagaimana mahasiswa dapat meneladani akhlak Nabi dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top