HMPS PBA Hidupkan Spirit Qur’ani Lewat Kegiatan Pelatihan Tilawah Mahasiswa

Mataram, 15 Oktober 2025.- HMPS PBA UIN Mataram kembali menghadirkan kegiatan pengembangan minat dan bakat yang dinantikan mahasiswa, kali ini melalui Pelatihan Tilawah yang diselenggarakan pada Rabu, 15 Oktober 2025, di Gedung C Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, mulai pukul 16.00 WITA hingga selesai. Pelatihan ini menghadirkan Risma Wahana Roza sebagai pemateri, seorang mahasiswa berbakat yang dikenal memiliki kemampuan tilawah serta aktif membina peserta di berbagai kegiatan keagamaan kampus.

Kegiatan ini merupakan program unggulan Departemen Pengembangan Minat dan Bakat HMPS PBA yang bertujuan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan kaidah tajwid dan seni tilawah yang benar. Tilawah sebagai seni membaca Al-Qur’an bukan hanya membutuhkan teknik, tetapi juga penghayatan dan kepekaan musikal yang baik. Hal inilah yang ingin dibangun melalui kegiatan pelatihan ini.

Dalam sambutan pembukaannya, Ketua Departemen Minat dan Bakat menyampaikan bahwa pelatihan tilawah menjadi agenda penting karena mahasiswa PBA tidak hanya belajar bahasa Arab secara teoritis, tetapi juga perlu mengembangkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara fasih dan berirama indah.
“Mahasiswa PBA harus dekat dengan Al-Qur’an, bukan hanya dari sisi bahasa, tetapi juga bagaimana membacanya dengan khusyuk dan benar. Pelatihan ini adalah langkah kecil untuk membesarkan semangat Qur’ani di jurusan kita,” ungkapnya.

Sebagai pemateri, Risma Wahana Roza atau yang akrab disapa Oja, memberikan penjelasan mengenai dasar-dasar tilawah, mulai dari makhraj huruf, sifatul huruf, hukum bacaan, hingga pembentukan irama sederhana yang dapat digunakan pemula. Ia juga memberikan contoh bacaan langsung dengan teknik nafas panjang dan pengaturan suara sehingga peserta dapat memahami perbedaan antara membaca dan melagukan ayat Al-Qur’an.

Dalam sesi wawancara, Oja mengatakan bahwa pelatihan seperti ini sangat penting untuk mempertahankan tradisi tilawah di kalangan mahasiswa.
“Banyak mahasiswa ingin belajar tilawah tapi tidak tahu harus mulai dari mana. Pelatihan ini adalah ruang aman bagi pemula untuk belajar tanpa malu. Yang penting mereka mau mencoba dan terus memperbaiki bacaan,” jelasnya saat ditemui usai sesi materi.

Suasana ruang pelatihan terasa hidup ketika peserta diminta mencoba membaca beberapa potong ayat secara bergantian. Risma memberikan koreksi secara langsung, mulai dari ketepatan makhraj hingga kestabilan irama. Meskipun beberapa peserta awalnya tampak gugup, suasana menjadi lebih cair ketika Risma memberikan apresiasi dan semangat pada setiap yang mencoba.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. HMPS PBA berharap pelatihan tilawah ini dapat dilaksanakan secara rutin, mengingat minat mahasiswa yang semakin meningkat. Pelatihan ini juga menjadi bentuk nyata komitmen HMPS PBA dalam membina generasi Qur’ani yang tidak hanya memahami bahasa Arab, tetapi juga mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Dengan berakhirnya pelatihan ini, harapannya suasana Qur’ani semakin hidup di lingkungan PBA dan menjadi bagian dari identitas mahasiswa dalam keseharian akademik maupun aktivitas rohani.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top