Goresan Bermakna: Menemukan Keindahan Bahasa Arab Melalui Pelatihan Kaligrafi

Mataram, 22 Oktober 2025.- Departemen Pengembangan Minat dan Bakat HMPS PBA UIN Mataram kembali menyelenggarakan kegiatan pengembangan diri bertajuk Pelatihan Kaligrafi yang berlangsung pada Rabu sore di Gedung C Jurusan PBA. Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri internal berbakat, yakni Emil Maulana dan Sonia Amalia, yang keduanya merupakan mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dan dikenal banyak meraih juara dalam bidang kaligrafi.

Pelatihan ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan ruang bagi mahasiswa PBA untuk mengasah keterampilan seni, khususnya dalam penulisan kaligrafi Arab yang memiliki nilai estetika dan spiritual tinggi. Kegiatan dimulai pukul 16:00 WITA dan berlangsung hingga menjelang maghrib, diikuti oleh mahasiswa dari berbagai angkatan yang antusias mempelajari teknik-teknik dasar hingga tahap improvisasi kaligrafi.

Dalam sambutan pembukaan, Dimas Pratama, Ketua HMPS PBA menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan artistik, tetapi juga menanamkan kecintaan mahasiswa terhadap bahasa Arab melalui media seni tulis. Menurutnya, kaligrafi adalah salah satu pintu yang membuat mahasiswa lebih dekat dengan literasi Arab.

Kami berharap kegiatan seperti ini menjadi wadah untuk menumbuhkan kreativitas sekaligus memperkuat karakter akademik mahasiswa PBA. Kaligrafi bukan hanya seni, tetapi juga cermin kedisiplinan dan ketelitian, dua hal yang sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan bahasa Arab,” ungkap Dimas dalam sambutannya.

Sebagai pemateri pertama, Emil Maulana menyampaikan bahwa seni kaligrafi membutuhkan kesabaran dan konsistensi dalam latihan. Ia mengenalkan peserta pada beberapa alat kaligrafi seperti qalam, tinta khusus, dan kertas buram. Emil juga mempraktikkan cara membuat garis dasar, arah tekanan, hingga struktur huruf Arab yang baik.

Dalam sesi wawancara setelah kegiatan, Emil menjelaskan,
“Kaligrafi itu bukan tentang seberapa cepat kita bisa menulis, tetapi seberapa besar usaha kita memahami bentuk huruf dan makna keindahannya. Saya sangat senang karena peserta hari ini benar-benar antusias. Semoga mereka bisa terus berlatih di rumah.”

Sementara itu, Sonia Amalia memimpin sesi pengembangan desain kaligrafi. Ia memperlihatkan cara memadukan huruf dalam satu komposisi sehingga menghasilkan karya yang harmonis. Sonia juga membimbing peserta membuat karya sederhana sebagai latihan mandiri.

Dalam wawancaranya, Sonia menuturkan,
“Saya ingin teman-teman sadar bahwa kaligrafi bukan hal yang sulit. Kalau kita menikmati prosesnya, kita bisa menemukan ketenangan batin dari kegiatan ini. Saya bangga melihat karya peserta hari ini, meski pemula tapi mereka cepat belajar.”

Para peserta tampak sangat terlibat selama kegiatan berlangsung. Beberapa mahasiswa bahkan menunjukkan hasil karya mereka kepada pemateri untuk memperoleh masukan langsung. Suasana menjadi lebih hidup saat sesi praktik dimulai, di mana seluruh peserta mencoba meniru pola dan bentuk yang ditampilkan pemateri.

Di akhir kegiatan, panitia berharap pelatihan seperti ini dapat diadakan secara berkala untuk mengembangkan kreativitas mahasiswa dan memperkuat identitas keilmuan PBA sebagai program studi yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada seni dan budaya Arab.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top