
Mataram, 24 April 2025.- Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram. Kholifia Zaikalina, mahasiswa semester 4, berhasil meraih Juara 3 dalam lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) Tingkat Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Institut Kesehatan YARSI (INKES YARSI).
Dalam kompetisi bergengsi ini, Kholifia mengangkat sebuah tema unik dan relevan, yakni Homeostasis Psikologis Maryam dalam al-Qur’an terhadap Baby Blues Syndrome. Melalui karya tulisnya, ia mengkaji bagaimana nilai-nilai psikologis yang diajarkan dalam kisah Maryam dapat menjadi inspirasi dalam mengatasi baby blues, sebuah gangguan emosional yang sering dialami ibu pascamelahirkan.
Dalam wawancara singkat usai pengumuman pemenang, Kholifia mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Ini pengalaman yang sangat berharga, Saya berharap tulisan ini tidak hanya dinilai dari sisi akademis, tapi juga bisa memberikan manfaat nyata, terutama bagi para ibu di luar sana,” ujarnya.
Karya Kholifia menonjol karena pendekatannya yang menggabungkan kajian keislaman, khususnya tafsir al-Qur’an, dengan masalah kesehatan mental modern. Ia menjelaskan bagaimana sosok Maryam yang digambarkan dalam al-Qur’an mengalami tekanan berat, namun mampu mempertahankan kestabilan psikologis berkat kekuatan iman dan dukungan ilahi. Ini, menurutnya, bisa menjadi model penguatan mental bagi ibu-ibu yang rentan mengalami baby blues.
“Saya terinspirasi dari kisah Maryam yang luar biasa. Dalam situasi yang penuh tekanan, beliau tetap tenang dan berserah kepada Allah. Saya ingin menunjukkan bahwa ajaran al-Qur’an itu relevan untuk menghadapi tantangan kesehatan mental masa kini,” tambah Kholifia.
Sekretaris jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Muhammad Syarifuddin, M.Pd., juga turut memberikan apresiasi atas prestasi ini.
“Kami bangga atas prestasi Kholifia. Ini membuktikan bahwa mahasiswa PBA tidak hanya kompeten dalam bidang bahasa Arab, tetapi juga mampu berkontribusi dalam isu-isu kontemporer dengan perspektif keislaman yang kuat. Semoga ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya,” ujarnya.
Dengan raihan ini, Kholifia Zaikalina tidak hanya mengharumkan nama Prodi PBA dan UIN Mataram, tetapi juga menunjukkan bahwa integrasi antara ilmu agama dan isu-isu sosial modern bisa menghasilkan karya inovatif yang bermanfaat luas.

