
Mataram, 27 November 2025.- Fakultas Tarbiyah dan Keguruan kembali menorehkan catatan membanggakan melalui prestasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UIN Mataram. Dalam ajang Festival Bahasa yang diselenggarakan oleh UPT Pengembangan Bahasa UIN Mataram, para mahasiswa PBA tampil mendominasi dan berhasil membawa pulang banyak penghargaan di berbagai kategori lomba essay, baik Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, maupun Bahasa Inggris.
Keberhasilan ini mencerminkan kualitas akademik, kreativitas, serta kemampuan berbahasa yang dimiliki mahasiswa PBA. Salah satu pencapaian paling membanggakan datang dari Tibatul Madina, yang berhasil meraih Juara 1 Essay Bahasa Indonesia. Ia mengaku tidak menyangka akan meraih posisi tertinggi.
“Saya hanya mencoba memberikan yang terbaik. Tema lomba sangat menantang, tetapi saya menulis dengan hati dan alhamdulillah hasilnya membahagiakan,” ungkap Tibatul saat diwawancara.
Prestasi lainnya datang dari Mei Riska Lestari, yang berhasil meraih Harapan 2 Essay Bahasa Indonesia. Meski tidak berada di posisi tertinggi, Mei merasa bangga bisa membawa nama baik PBA. “Saya senang bisa ikut bersaing dan mendapat penghargaan. Ini pengalaman berharga dan motivasi untuk terus belajar menulis dengan lebih baik,” ujarnya.
Tidak hanya unggul dalam Bahasa Indonesia, mahasiswa PBA juga mendominasi lomba Essay Bahasa Arab. Kholifia Zaikalina sukses meraih Juara 1, disusul oleh Novina Inka Rahmawati sebagai Juara 2, dan Sajidin Mashudi sebagai Juara 3. Selain itu, Layuza juga meraih Harapan 1 Essay Bahasa Arab, yang semakin melengkapi daftar kemenangan PBA tahun ini.
Kholifia, sebagai juara pertama, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya.
“Essay Bahasa Arab bukan hanya tentang kemampuan menulis, tetapi juga pemahaman budaya dan retorika. Saya sangat bersyukur bisa meraih juara 1. Ini kemenangan untuk seluruh keluarga besar PBA,” kata Kholifia.
Sementara itu, Novina mengungkapkan bahwa proses panjang dalam mengasah kemampuan menulis selama ini akhirnya membuahkan hasil.
“Saya sering mengikuti kelas menulis dan diskusi. Alhamdulillah usaha itu terbayar ketika nama saya diumumkan sebagai juara 2,” jelasnya.
Pada kategori Essay Bahasa Inggris, mahasiswa PBA kembali menunjukkan kemampuannya. Muhammad Fahrul berhasil memperoleh Harapan 1 Essay Bahasa Inggris. Meski tidak menyangka akan mendapat penghargaan dalam bahasa asing yang berbeda dari fokus studinya, Fahrul tetap merasa bangga.
“Saya belajar bahasa Inggris secara otodidak. Ketika ikut lomba, niat saya hanya mencoba. Ternyata Allah takdirkan dapat penghargaan. Ini memotivasi saya untuk terus belajar,” tuturnya.
Kepala UPT Pengembangan Bahasa turut menyampaikan apresiasinya. Ia menyebut mahasiswa PBA sebagai peserta yang penuh antusias, kompetitif, dan menunjukkan wawasan linguistik yang luas.
“Mahasiswa PBA UIN Mataram tahun ini tampil luar biasa. Mereka tidak hanya unggul dalam Bahasa Arab, tetapi juga Bahasa Indonesia dan Inggris. Ini bukti bahwa mereka memiliki kompetensi multibahasa yang kuat,” ujarnya.
Prestasi bertubi-tubi ini menegaskan bahwa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab UIN Mataram terus menghasilkan mahasiswa yang kompeten, kreatif, dan siap bersaing dalam berbagai bidang kebahasaan. Festival Bahasa tahun ini menjadi saksi bahwa mahasiswa PBA tidak hanya fokus pada satu bahasa, tetapi mampu berprestasi dalam tiga bahasa sekaligus.
Melihat pencapaian ini, keluarga besar PBA berharap prestasi serupa dapat terus berlanjut dan menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berkompetisi, dan membawa citra baik prodi di tingkat kampus maupun nasional.


