HMPS PBA UIN Mataram Hidupkan Tradisi Keilmuan Melalui Muzakaroh Kitab: Ruang Belajar Santri Kampus yang Kembali Berdenyut

Mataram, 21 Oktober 2025.- Departemen Pendidikan dan Keagamaan HMPS PBA UIN Mataram kembali menghadirkan kegiatan ilmiah bernuansa keagamaan melalui program Muzakaroh Kitab, sebuah agenda rutin yang bertujuan memperkuat kompetensi mahasiswa dalam membaca, memahami, dan mendiskusikan kitab-kitab berbahasa Arab. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin malam (Malam Selasa) di Mushalla Moderasi Beragama, sebuah tempat yang selama ini menjadi pusat kegiatan keagamaan mahasiswa.

Muzakaroh Kitab merupakan salah satu program unggulan untuk mendukung pemahaman mahasiswa terhadap teks-teks klasik yang menjadi basis keilmuan pendidikan bahasa Arab. Kegiatan ini tak hanya bertujuan menambah wawasan, tetapi juga membangun atmosfer akademik yang selaras dengan tradisi pesantren dan nilai-nilai keilmuan Islam.

Ketua Departemen Pendidikan dan Keagamaan HMPS PBA menjelaskan bahwa agenda ini diselenggarakan untuk membangun budaya belajar yang berkelanjutan. Ia menyampaikan, “Muzakaroh Kitab ini bukan sekadar kegiatan membaca kitab. Ini adalah wadah bagi mahasiswa untuk menghidupkan tradisi diskusi ilmiah yang sudah menjadi ruh pendidikan Islam sejak dahulu.” Menurutnya, mahasiswa PBA perlu memiliki bekal kuat dalam memahami literatur klasik, karena hal tersebut merupakan dasar dari keilmuan bahasa Arab dan kajian Islam.

Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WITA hingga selesai ini menghadirkan suasana belajar yang hangat dan interaktif. Para peserta diajak membaca teks Arab secara langsung, kemudian mendiskusikan makna, struktur bahasa, serta relevansi konten kitab dengan konteks kekinian. Pendekatan ini bertujuan agar mahasiswa tidak hanya mahir secara linguistik, tetapi juga mampu menangkap pesan moral dan nilai-nilai keagamaan dari setiap bacaan.

Salah satu peserta yang mengikuti kegiatan tersebut mengungkapkan pengalamannya yang positif selama mengikuti muzakaroh. Ia mengatakan, “Belajar kitab langsung seperti ini membuat saya lebih berani dan percaya diri membaca teks Arab. Diskusinya juga membantu kami memahami isi kitab secara lebih mendalam.” Testimoni ini menunjukkan bahwa kegiatan tersebut memberikan dampak nyata bagi penguatan kompetensi mahasiswa.

Selain itu, pengurus HMPS PBA juga menegaskan bahwa muzakaroh ini menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter akademik mahasiswa. Seorang pengurus mengatakan, “Kami ingin menjadikan Mushalla Moderasi Beragama sebagai ruang tumbuhnya para calon pendidik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual.” Melalui kegiatan rutin seperti ini, HMPS PBA berharap dapat menumbuhkan generasi yang mampu mengintegrasikan ilmu dan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Muzakaroh Kitab ini diharapkan dapat terus berlangsung secara konsisten sebagai sarana pembinaan keilmuan mahasiswa. Dengan dukungan penuh dari HMPS PBA dan antusiasme peserta yang terus meningkat, kegiatan ini menjadi bukti bahwa tradisi belajar kitab kuning tetap relevan dan diminati di kalangan mahasiswa modern.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top